Ketahui Hal Penting Berikut Dalam Proses Perawatan Bayi

Bagi orang tua yang baru mempunyai anak biasanya akan mengalami sedikit kekhawatiran dalam proses perawatan bayi. Bukan karena tak bisa atau apa namun terkadang rasa tersebut muncul karena takut menyakiti sang bayi. Hal itu memanglah wajar dan hampir semua orang tua pasti pernah merasakannya. Dalam perawatan bayi memang diperlukan keterampilan dan pengetahuan khusus agar bayi bisa terawat dengan baik tanpa membuat ia merasa takut ataupun tersakiti.

Jangan biarkan bayi merasa kedinginan

Bayi sangat rentan dengan udara dingin oleh karena itu jangan sampai anda membiarkan bayi anda merasa kedinginan namun juga tidak membuat gerah karena menggunakan pakaian yang terlalu banyak atau terlalu tebal. Untuk memberikan kehangatan yang sesuai anda bisa memakaikannya baju biasa, sarung tangan, kaos kaki, topi dan selimut khusus bayi yang telah dibuat secara khusus agar bayi merasa hangat dan nyaman.

Bayi mempunyai kulit yang sangat sensitif

Kebersihan kulit bayi menjaddi salah satu prioritas penting yang harus selalu ddiperhatikan oleh setiap orang tua. Hal ini karena bayi memiliki kulit yang terbilang sangat sensitif sehingga sangat rentan mengalami luka, iritasi atau gatal-gatal. Untuk itu anda harus sedia menjaga kebersihan dan kelembapan bayi serta memilihkan pakaian yang sesuai dan nyaman baginya. Pastikan pakaian yang anda pilihkan terbuat dari bahan yang lembut, dapat menyerap keringat dan tidak terasa panas di kulit. Selain itu sebaiknya anda tidak memakaian popok pada bayi terlalu kencang karena hal tersebut dapat melukai kulitnya dan membuat ia menjadi kurang nyaman ketika bergerak.

Bayi biasanya akan buang air besar setelah menyusui

Seorang bayi yang masih mendapatkan asupan ASI dari ibunya akan mengalami buang air besar setelah menyusu kurang lebih sekitar 6 hingga 10 kali. Namun tak jarang ditemui bayi yang buang air besar setelah menyusui beberapa kali saja atau buang air besar hanya dua kali dalam seminggu. Namun hal ini biasanya terjadi selama 1 bulan hingga 2 bulan pertama. saat memasuki bulan ketiga maka frekuensi buang air besar bayi akan menjadi normal layaknya orang dewasa.

Leave a Reply